Atlet Paralayang Sulteng asal Donggala Ikal Rifaldi saat meraih juara dua pada event Mantar Paragliding XC Open yang di laksanakan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat 2017 lalu yang enam Indonesia, Jepang, India, Pakistan, Nepal, dan Singapura. [Dok/Ikal]

Satu Atlet Paralayang Donggala Go Internasional

Bagikan Tulisan ini :

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Donggala, kembali mengirim satu atletnya untuk mengikuti kegiatan Eventnya 1st ACPA Paragliding Xc Championsip di Pokhara Nepal, India.

Lomba Paralayang Internasional ini akan menjajaki ketinggian TO 1400 m.dpl dimulai Tanggal 4 sampai 10 Februari 2018.

Asgaf Umar, SPd, Ketua Federasi Aero Sport Kabupaten Donggala mengatakan, kedua atlet tersebut dibiayaai dan disponsori sepenuhnya oleh FASI Donggala.

Sebelumnya, tahun 2017 dua atlet Paralayang Sulteng asal Kabupaten Donggala, Ikal Rifaldi dan Fadli Daeng Salasa, berhasil meraih juara dua dan empat pada event Mantar Paragliding XC Open yang di laksanakan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Event ini di ikuti enam Negara. Indonesia, Jepang, India, Pakistan, Nepal, dan Singapura.

Meski hanya meraih peringat dua dan empat, namun dua putra asli Desa Tosale, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala ini cukup mengharumkan nama daerah.

“Semua ini berkat doa masyarakat dan dukungan Pemerintah Indonesia,” kata Asgaf Umar.

Bulan Oktober 2017 lalu, kedua atlet Paralayang, Ikal Rifaldi dan Fadli Daeng Salasa ini, mengikuti kursus keterampilan bermanuver, di Manado, Sulawesi Utara.

Kursus tersebut di lakukan dua tahun sekali, dan ditangani langsung oleh juara dunia akrobat paralayang, Perancis tahun 2017, Theo De Blic. [***]

Rep; Jose Rizal

(Visited 35 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*