Tim robot STMIK Adhi Guna yang di motori Rama Landarengi menjuarai KRI 2018 Regional II kategori KRSBI beroda. Selanjutnya Tim ini akan mengikuti KRI Tingkat Nasional tanggal 11-14 Juli 2018 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. [Agrc SAG]

STMIK Adhi Guna Juara 1 Lomba Robot KRSBI Beroda Regional II

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sekolah Tinggi Menejemen Informatika dan Komputer (STMIK) Adhi Guna juara I dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 kategori Kontes Robot Sepak Bola (KRSBI), beroda Regional II yang di gelar di Universitas Tarumanagara, Jakarta, pada 10-12 Mei 2018.

“Alhamdulillah, robot STMIK Adhi Guna yang di motori oleh Rama Landarengi menjadi juara pertama dalam kategori lomba KRSBI beroda ,” kata Pembimbing robot STMIK Adhi Guna Adrin T, yang dihubungi via telpon, Senin (14/5/2018).

“Ia menjelaskan bahwa hasil lomba KRSBI beroda, juara satu 10-D (STMIK Adhi Guna), juara dua EURO GRANDE (Universitas Sam Ratulangi), juara tiga CHAKRAMAKARA (Universitas Indonesia), juara harapan ROSTU (Universitas Telkom), Inovasi Terbaik SCADA RT (Universitas Tadulako), Strategi Terbaik DAGOZILLA (Institut Teknologi Bandung).

Pada lomba ini, tambahnya, STMIK Adhi Guna dalam mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 hanya mengikuti tiga kategori dari lima kategori yang dilombakan yakni kategori Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda.

Selajutnya STMIK Adhi Guna berhak mengikuti KRI Tingkat Nasional 11-14 Juli 2018 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang akan diikuti oleh pemenang regional I sampai regional IV.

Sementara itu Mus Aidah Ketua STMIK Adhi Guna mengaku senang denganprestasi yang diraih mahasiswanya. Menurut dia, semua keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras mahasiswa, pembimbing dan dukungan serta do’a dari semua pihak.

Lanjut dia, dosen pembimbing selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa agar memiliki nilai tanggung jawab atas apa yang sudah dipilih, sehingga minat untuk menimba ilmu robotika mahasiswa STMIK Adhi Guna semakin meningkat.

“Kemampuan mereka jika dibandingkan dengan mahasiswa PTN pastilah berbeda, maka kerja keras yang tidak mengenal lelah selalu ditanamkan. Boleh kamu dari kampus yang kecil tapi kalau sudah bertanding kata menang tidak bisa ditawar lagi,” tutur dia. [***]

Kiriman; Sukardi

(Visited 90 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*