Tag Archives: #Banawa Selatan

Dikerjakan Kerabat Bupati, Pembangunan Puskesmas Lembasada Asal Jadi

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Proyek pembangunan Puskesmas Induk Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala ditengarai dikerjakan serampangan serta asal jadi. Pasalnya, prasarana kesehatan tersebut baru enam bulan digunakan tetapi sudah banyak yang rusak. Beberapa ruangan mulai dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD), ruang bersalin, ruangan Tata Usaha serta ruang tunggu pasti tergenang air hujan hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Bahkan yang lebih parah lagi, ruang obat-obatan juga tidak steril serta tidak difasilitasi AC. Selain itu, plafon gudang obat juga sudah ambruk. Belum lagi WC di ruangan bersalin, sejak dikerjakan sampai saat ini tidak bisa difungsikan, karena jika digunakan, air akan ...

Read More »

Akui Kerusakan, Kasatker Talud Lalombi Berdalih Masa Pemeliharaan

tanggul-lalombi

Palu, Jurnalsulteng.com – Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pengembangan Kawasan Pemukiman, Dinas Cipta Karya, Provinsi Sulteng, Mustaba mengakui adanya kerusakan parah pada proyek Talud pengaman pantai di Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala. Menurutnya kerusakan itu akibat hantaman ombak besar yang terjadi akhir Desember 2016 lalu. “Kami mengapresiasi teman-teman wartawan yang telah memberikan informasi adanya kerusahan pada proyek pembangunan Talud di Desa Lalombi,” ujarnya kepada Jurnalsulteng.com dan Deadline-news.com di ruang kerjanya, Rabu (8/2/2017). Namun Mustaba berdalih bahwa kerusakan tersebut masih bisa diperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan hingga awal April 2017. Ia juga mengatakan masih adanya Dana jaminan bank dari ...

Read More »

Baru Dikerjakan, Tanggul Pengaman Pantai Nyaris Ambruk

Palu, Jurnalsulteng.com – Tanggul/Talud Pengaman Pantai di Dusun Boroko, Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala milik Dinas Cipta Karya Provinsi Sulteng, sudah patah dan nyaris ambruk. Padahal proyek yang menggunakan anggaran APBN bernilai Rp5.075.000.000,- itu baru dikerjakan akhir 2016 lalu. Tanggul yang dikerjakan PT. Prima Sentosa Alam Lestari itu saat ini kondisi sudah patah dan nyaris ambuk yang panjangnya sekira 60 meter dari total sekira 300 meter yang dikerjakan. Selain tanggul yang nyaris ambruk, proyek yang melekat di Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Kawasan Pemukiman Dinas Cipta Karya Provinsi Sulteng itu juga sudah terbongkar pada bagian trotoar-nya. Hasil investigasi Jurnalsulteng.com ...

Read More »