Tag Archives: #BPS Sulteng

Agustus 2018, Kota Palu Alami Deflasi 0,06 Persen

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sepanjang Agustus 2018, Kota Palu mengalami deflasi sebesar 0,06 persen. Dari 82 kota pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional, Kota Palu menempati peringkat 45 deflasi tertinggi secara nasional dan peringkat 11 di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua). Dikutip dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), https://sulteng.bps.go.id dalam rilisnya Senin (3/9/2018) disebutkan, dari 82 kota pantauan IHK, sebanyak 30 kota mengalami inflasi dan 52 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tarakan sebesar 0,62 persen dan inflasi terendah di Kota Medan dan Padangsidimpuan, masing-masing sebesar 0,01 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di ...

Read More »

Semester I-2018, Palu Inflasi 3,23 Persen

Palu, Jurnalsulawesi.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat laju inflasi tahunan Kota Palu, selama semester pertama tahun 2018 sebesar 3,23 persen. Laju inflasi itu sudah mendekati laju inflasi Kota Palu tahun 2018 yang ditargerkan Bank Indonesia sebesar 3,5 persen dengan deviasi 1 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng GA Naser mengatakan di bulan Juni 2018, inflasi Kota Palu sebesar 1,85 persen dan angka terbesar selama semester satu tahun 2018. Pada kurun waktu enam bulan terakhir, Kota Palu tercatat empat kali mengalami inflasi. Pada Januari sebesar 0,69 persen, April 0,76 persen, Mei sebesar 0,26 persen dan ...

Read More »

Tahun 2017, Kota Palu Inflasi 4,33 Persen

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sejak Januari hingga Desember 2017, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 4,33 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, inflasi tahun 2017 ini lebih besar jika dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,49 persen dan tahun 2015 sebesar 4,17 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan inflasi tertinggi selama tahun 2017 terjadi pada Desember yakni sebesar 1,87 persen dan terendah pada bulan Juli dan Agustus sebesar 0,05 persen. Tahun 2017, Kota Palu juga mengalami tiga kali deflasi yakni September, Oktober dan November. “Kita sudah ingatkan bahwa Desember dan Januari, merupakan waktu yang perlu mendapat ...

Read More »

Oktober 2017, Kota Palu Alami Deflasi Tertinggi

Palu, Jurnalsulawesi.com – Dari 82 kota di Indonesia yang terpantau Indeks Harga Konsumen (IHK) dan inflasi per Oktober 2017, sebanyak 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Tual sebesar 1,05 persen dengan IHK sebesar 155,24. Sementara inflasi terendah terjadi di Surakarta dan Cilegon masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 124,65 dan 136,75. Dikutip dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, https://sulteng.bps.go.id disebutkan bahwa Kota Palu mengalami Deflasi tertinggi yakni sebesar 1,31 persen dengan IHK sebesar 130,33 dan deflasi terendah terjadi di kota Palopo sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar ...

Read More »

Penduduk Miskin Sulteng Bertambah 14.180 Jiwa

Potret kemiskinan di Sulawesi Tengah. (Dok/Jurnalsulteng) Palu, Jurnalsulteng.com – Penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Tengah selama periode September 2015 sampai Maret 2016, mengalami peningkatan sebanyak 14.180 jiwa atau 0,38 persen. Dikutip dari profil kemiskinan di Sulteng Maret 2016 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Sulteng, di Palu, Senin (18/7/2016) perkembangan penduduk miskin September 2015 sebanyak 406.340 jiwa atau 14,07 persen naik pada Maret 2015 menjadi 420.530 jiwa atau 14,45 persen. Selain itu, pada periode September 2015 sampai Maret 2016, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sekitar 3.800 jiwa, namun penduduk miskin di daerah perdesaan bertambah sekitar 17.980 jiwa. “Selama lima tahun ...

Read More »

50 Persen Pekerja di Sulteng Berpendidikan Rendah

Jurnal Palu  – Badan Pusat Statistik (BPS) mengemukakan sekitar 50,5 persen atau 649.741 tenaga kerja di Sulawesi Tengah berpendidikan sekolah dasar atau tidak sekolah. Selanjutnya pekerja berpendidikan SMP sebanyak 214.013 orang atau 16,6 persen. SMA Umum sebanyak 198.738 orang dan berpendidikan SMA Kejuruan sebanyak 80.119 orang. Selanjutnya, pekerja berpendidikan tinggi hanya sekitar 145.143 orang yang mencakup 43.268 orang (3,5 persen) berpendidikan diploma dan 101.875 orang (7,9 persen) lulusan perguruan tinggi. Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono di Palu, selasa, mengatakan data tersebut posisi Februari 2013. Melihat kondisi itu, Priyono mengatakan kualitas pekerja di Sulawesi Tengah tergolong rendah karena sebagian besar ...

Read More »

Ekspor Sulteng ke China Menurun

Jurnal Palu – China merupakan Negara tujuan ekspor utama Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Namun, selama Maret 2013 nilai ekspor Sulteng ke negeri tirai bambu tersebut mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat China menjadi sebagai negara tujuan ekspor utama dari Provinsi Sulawesi Tengah selama Maret 2013, namun nilainya menurun dibanding bulan sebelumnya. Dilansir situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng http://sulteng.bps.go.id  Rabu (1/5) disebutkan, pada Maret 2013 nilai ekspor Sulteng ke China mencapai US$ 16,50 juta atau 85,31 persen dari total nilai ekspor. Padahal sebelumnya (Februari2013) ekspor Sulteng ke China mencapai US$18,4 juta atau sekira 87,4 persen dari ...

Read More »

ST 2013, BPS Sulteng Terjunkan 3.021 Petugas

Jurnal Palu – Untuk mensukseskan Sensus Pertanian (ST) 2013, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah (Sulteng) menerjunkan 3.021 petugas sensus. 3.021 petugas yang diterjunkan tersebut, tersebar di 10 kabupaten dan satu kota. Kepala BPS Sulteng seperti dilansir situs resminya http://sulteng.bps.go.id, Rabu (1/5) menyatakan, ribuan petugas tersebut mulai bekerja serentak 1- 31 Mei 2013. “Mereka tersebar di 166 kecamatan dan 1.815 desa se-Sulawesi Tengah,” jelasnya. Jumlah tersebut dengan rincian, Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 228 pencacah, yang mencakup 19 kecamatan dan 150 desa. Kemudian, Kabupaten Banggai (404 petugas), Kabupaten Tojo Una-Una (200 orang), Kabupaten Poso (256 orang), Kabupaten Morowali (276 orang) dan ...

Read More »