Tag Archives: #Likuifaksi Palu

Fintech Syariah dan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Oleh: Muhammad Musa PASTINYA semua manusia tidak menginginkan musibah menimpa diri, keluarga, dan lingkungannya, apakah itu berupa gempa bumi, banjir, tsunami, dan sebagainya. Namun, itu semua datang begitu cepat dan menghilangkan segala sesuatu yang dicintai kebanyakan manusia, baik keluarga, harta, maupun mata pencaharian. Masih teringat di benak kita semua musibah tsunami setinggi 30 meter telah memorak-porandakan Aceh di penghujung 2004. Sebelum terjadi tsunami, gempa hebat bermagnitudo 9,2 SR terjadi di dasar laut dengan kedalaman mencapai 30 km di bawah permukaan laut, yang tidak jauh dari Pulau Simeuleu. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tsunami yang terjadi di Aceh merupakan bencana kemanusiaan terbesar ...

Read More »

BPKH Bantu Mahasiswa IAIN Terdampak Bencana

Palu, Jurnalsulawesi.com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membantu meringankan beban mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, yang terdampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala. “Iya, ada bantuan kemanusiaan dari BPKH, yang nantinya akan didistribusi kepada mahasiswa,” ucap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu Iskandar Nasaruddin, di Palu, Senin (18/2/2019). Kata Iskandar Nasaruddin, BPKH mememberikan bantuan uang senilai kurang lebih Rp195 juta kepada mahasiswa yang ada di tiga fakultas dan pascasarjana di IAIN Palu. Jumlah anggaran itu, sebut dia, diperuntukan kepada 864 orang mahasiswa meliputi, Fakultas Tarbiyah Ilmu ...

Read More »

Ternyata Masih Ada Korban Gempa Palu yang Belum Terdata

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sejumlah korban gempa bumi 7,4 Skala Richter di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 mengeluh karena rumah mereka rusak belum masuk basis data di Kantor Bappeda setempat. BACA JUGA: Data Pemkot Palu Tak Akurat “Kami sudah mengecek ke Bappeda dan nama kami belum masuk,” kata Tarjo (50), seorang korban gempa bumi di wilayah Kecamatan Birobuli Selatan di Palu, Kamis (14/2/2019). Ia mengaku sebelumnya sudah ada orang yang datang menemuinya untuk melakukan pendataan. Saat mereka mendata, kata dia, selain mencatat nama kepala keluarga (KK) dan memotret bangunan miliknya yang rusak diterjang gempa tersebut. Namun, setelah dicek ...

Read More »

HKTI Sulteng Bantu Anggota Terdampak Bencana

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulteng, Amjad Lawasa, mengatakan akan ikut ikut membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak dampak bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong (Padagimo). “HKTI akan terus berkontribusi dalam program pemerintah yang terus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Masyarakat petani,” katanya saat menemui Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Kamis (14/2/2019). Selain melaporkan rencana bantuan kepada korban bencana, Amjad juga melaporkan pembentukan koperasi HKTI, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada anggota HKTI dan masyarakat. Melalui Koperasi tersebut diharapkan, dapat meningkatkan kesejahteraan dan bentuk perhatian HKTI kepada pengurus yang terdampak ...

Read More »

40 Ribu Pengungsi di Palu Masih Bertahan di Tenda

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sebanyak 40 ribu jiwa korban gempabumi dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih bertahan di tenda-tenda pengungsi yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota provinsi itu. Anggota DPRD Kota Palu, Yopie Kekung di Palu, Senin (11/2/2019), membenarkan jumlah pengungsi yang masih berada di beberapa titik penampungan dengan korban bencana alam gempa, tsunami dan likuefaksi masih cukup banyak. Karena itu, menurut politisi PDI Perjuangan Kota Palu, masih menjadi perhatian dan prioritas penanganan dari pemerintah setempat. “Masalah pengungsi masih merupakan perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu,” katanya. Ia menjelaskan, selain memperhatikan kebutuhan pangan, pendidikan dan kesehatan, ...

Read More »

Penanganan Pascabencana Sulteng, Komnas HAM: Intervensi Pemerintah Pusat Berlebihan

Palu, Jurnalsulawesi.com – Skema Pencairan dana stimulan dan pelibatan 5.000 Babinsa dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa, tsunami dan likuifaksi Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dinilai sebagai bukti nyata intervensi berlebihan yang dilakukan Pemerintah Pusat. Ketua Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas-HAM) Perwakilan Sulteng, Dedi Askary, SH, mengatakan kebijakan sebagaimana yang dikemukakan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan itu, menjadi bukti nyata bahwa Jakarta mau mengambil alih semua hal, terkait penanganan pascabencana di Sulteng. BACA JUGA:¬†Tuntutan Korban Likuifaksi Balaroa Realistis “Khususnya terkait kegiatan atau kerja-kerja di masa Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Ini sebuah kekonyolan yang ...

Read More »

Lurah di Palu Diminta Hati-hati Terbitkan Surat Keterangan Ahli Waris

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sekretaris Kota Palu Asri mengimbau seluruh lurah untuk hati-hati dalam menerbitkan surat keterangan ahli waris kepada ahli waris korban bencana yang meninggal. Ini karena surat keterangan ahli waris menjadi salah satu syarat kuasa terhadap ahli waris untuk menerima santunan kematian atas korban yang meninggal saat bencana yang ditetapkan Rp15 juta tiap ahli waris. “Harus betul-betul cermat mengeluarkan surat keterangan ahli waris. Kalau ada yang datang mengaku keluarga dari korban untuk meminta surat keterangan ahli waris, komiu (kamu) harus periksa teliti dulu,” imbau Asri saat memimpin pertemuan dengan seluruh lurah dan camat di Kantor Wali Kota Palu, Rabu ...

Read More »

Dana Stimulan Korban Bencana Sulteng Disalurkan Melalui Tiga Bank BUMN

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Penyaluran dana santunan dan stimulan bagi korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah (Sulteng) disepakati akan dilakukan melalui tiga bank BUMN yakni Bank Mandiri, BNI dan BRI. Hal itu disepakati dalam rapat percepatan pemulihan dan rekonstruksi bencana di Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong (Padagimo) Sulteng, yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (4/2/2019). Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola turut hadir didampingi Wali Kota Palu, Hidayat, Wakil Bupati Donggal, Mohammad Yasin, Wakil Bupati Sigi, Paulina Hartono, dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Basrun Nggai. Rapat juga ...

Read More »

NASA: Gempa Palu Sangat Cepat dan Langka

Jurnalsulawesi.com – Sebuah studi baru menyebut gempa Palu magnitudo 7,5 September lalu adalah peristiwa supershear yang langka. Kurang dari 15 gempa bumi yang bergerak sangat cepat dan sangat kuat seperti ini pernah diidentifikasi. Dalam peristiwa ini retakan bergerak di sepanjang sesar dengan sangat cepat, menyebabkan gelombang naik-turun atau sisi-ke-sisi yang mengguncang tanah – disebut gelombang geser seismik – menumpuk dan meningkat. Hasilnya jauh lebih kuat daripada gempa yang lebih lambat. Peneliti di UCLA, Laboratorium Jet Propulsion NASA di Pasadena, California, dan lembaga-lembaga lain menganalisis pengamatan resolusi tinggi spasial dari gelombang seismik yang disebabkan oleh gempa dahsyat itu, bersama dengan radar ...

Read More »

Yahdi Basma: Warga Terdampak Bencana Perlu Membentuk Forum Korban

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ketua Pansus Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (P3B) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Yahdi Basma mengatakan, warga yang menjadi korban bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di semua wilayah terdampak, sebaiknya membentuk forum korban. Hal ini perlu dilakukan sebagai media perjuangan dalam upaya pemenuhan hak-haknya sebagai korban bencana. Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jurnalsulawesi.com, Minggu (3/2/2019) sore, Yahdi mengatakan, sejumlah hak Normatif korban akan sulit terpenuhi jika korban dalam posisi pasif, diam dan tidak terorganisir. “Situasi ini bakal dirasakan dan berlangsung tahunan. Sample-nya ada di daerah lain yang sebelumnya terdampak bencana, yang sampai saat ini pemulihannya belum selesai,” ...

Read More »