Tag Archives: #Proyek Bermasalah

Anleg Sulteng Soroti Proyek BWSS III Gunakan Air Laut

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ketua Komisi III DPRD Sulteng Zulfakar Nasir menyesalkan jika benar Proyek Peningkatan Jaringan Tata Air Tambak Rakyat sekira Rp25 miliar yang dikelola Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III di Desa Lambunu Timur, Kecamatan Bolano Lambunu, Kebupaten Parigi Moutong, menggunakan air laut (Asin-red). Anggota Legislativ (Anleg) yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulteng itu mengatakan, tidak ada aturan yang bisa membenarkan kebijakan tersebut. Sedangkan pasir sungai saja, jika ingin digunakan untuk sebuah pembangunan konstruksi, harus dicuci terlebih dahulu. Apalagi jika air yang digunakan dari air asin. “Jadi haram, jika proyek BWSS III ini menggunakan air laut,” tegasnya. ...

Read More »

Proyek BWSS III Senilai Rp25 Miliar Menggunakan “Air Asin”

Parimo, Jurnalsulawesi.com – Mega Proyek Peningkatan Jaringan Tata Air Tambak Rakyat yang ditangani Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III, Sulawesi Tengah di Desa Lambunu Timur Kecamatan Bolano Lambunu Kebupaten Parigi Moutong, memprihatinkan. Pasalnya, proses pekerjaan konstruksi ditengarai menggunakan air asin (garam-red). Sementara dalam aturannya ini sangat tidak dibenarkan dan melanggar undang-undang jasa konstruksi, karena diketahui bahwa air asin tidak akan pernah menyatu dengan semen. Dipastikan kondisi proyek ini tidak akan bertahan lama, karena kualitas pekerjaan tidak menjamin termasuk masa ketahanannya. Mega proyek yang dikerjakan PT Balusu Prima, perusahaan asal Kendari, Sulawesi Tenggara dengan nilai penawaran sekira Rp18.819.133.000,- atau membuang 25 ...

Read More »

Polres Donggala Didesak Usut Proyek Puskesmas Lembasada

Donggala, Jurnalsulawesi.com РProyek rehabilitasi pembangunan Puskesmas Induk Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggola yang menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2016 sekira Rp3 miliar lebih, terus saja mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW) Perwakilan Sulteng mendesak Polres Donggala untuk mengusut proyek yang diduga dikerjakan secara serampangan dan asal jadi tersebut. BACA JUGA: Pembangunan Puskesmas Lembasada Asal Jadi Kepala Perwakilan NCW Sulteng Ir Safri Darise, MP mengatakan, jajaran Polres Donggala harus mensikapi permasalahan ini secara serius, sebab ini menyangkut keuangan negara dan kemaslahatan masyarakat di Wilayah Kabupaten Donggala. Pasalnya, realisasi pekerjaan di lapangan ditenggarai ...

Read More »

Dikerjakan Kerabat Bupati, Pembangunan Puskesmas Lembasada Asal Jadi

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Proyek pembangunan Puskesmas Induk Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala ditengarai dikerjakan serampangan serta asal jadi. Pasalnya, prasarana kesehatan tersebut baru enam bulan digunakan tetapi sudah banyak yang rusak. Beberapa ruangan mulai dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD), ruang bersalin, ruangan Tata Usaha serta ruang tunggu pasti tergenang air hujan hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Bahkan yang lebih parah lagi, ruang obat-obatan juga tidak steril serta tidak difasilitasi AC. Selain itu, plafon gudang obat juga sudah ambruk. Belum lagi WC di ruangan bersalin, sejak dikerjakan sampai saat ini tidak bisa difungsikan, karena jika digunakan, air akan ...

Read More »

Proyek Lewati Batas Kontrak, Kabandara Tolitoli Sakit Hati Diberitakan

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Kepala Bandara (Kabandara) Sultan Bantilan Kabupaten Tolitoli, Isdianto mengaku kecewa terkait proyek jalan lingkungan Bandara Sultan Bantilan Rp1,2 miliar yang bermasalah dikerjakan CV Dwiki Pratama terus ditulis media. Isdianto juga menolak memberikan keterangan saat ditemui di kantornya untuk dikonfirmasi mengenai proyek pengaspalan jalan yang kontraknya sudah berakhir sejak 23 hari lalu itu. “Saya sakit hati proyek di bandara ini diberitakan. Saya tidak ingin ditemui, saya sudah sakit,” ulangnya kepada wartawan, Jumat pekan lalu. Pantauan media ini, di bandara tersebut terdapat dua kegiatan proyek bernilai miliaran. Selain pembangunan pagar sebesar Rp8,4 miliar dikerjakan PT Fajar Raya Usaha Nusa ...

Read More »

PPK Bandara Tolitoli Akui Pekerjaan Sangat Lamban

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Bandara Sultan Bantilan, Kabupaten Tolitoli, Preky mengakui adanya keterlambatan pekerjaan jalan lingkungan yang dikerjakan CV Dwiki Pratama. Padahal, proyek senilai Rp1,2 miliar sudah dikerjakan sejak 17 April 2017 dan berakhir kontraknya pada 14 Oktober 2017. Tetapi hingga Jumat (6/10/2017) sore, progres pekerjaannya baru mencapai 45,2 persen. “Pekerjaan jalan itu waktunya tinggal seminggu kontraknya sudah berakhir. Kondisi sekarang baru pada pemadatan Lapis Penestrasi Bawah belum ada dilakukan Lapis Penetrasi Atas,” aku Preky, yang ditemui di kantornya, Jumat (6/10/2017) sore. Preky berdalih, setelah¬†dilakukan pengerjaan Lapis Penestrasi Atas (LPA), baru kemudian jalan tersebut diaspal menggunakan ...

Read More »

Konsultan Yakin Proyek di Bandara Tolitoli Tidak Bisa Tuntas

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Dua proyek di Bandara Sultan Bantilan, Kabupaten Tolitoli yakni pembangunan Jalan Lingkungan Rp1,2 miliar dan Pagar Rp8,4 miliar diprediksi tidak bakal tuntas sesuai dokumen kontrak pada Oktober 2017. Hal tersebut diyakini Konsultan Pengawas, Sainal, Minggu (1/10/2017). Menurut ketua tim konsultan itu, untuk proyek pagar bandara yang dikerjakan CV Fajar Raya Usaha Nusa batas waktu kontrak sampai 2 November 2017. Sementara pembangunan jalan lingkungan tinggal 16 hari, dari batas waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender sejak dimulainya kontrak Tanggal 17 April 2017. “Yang jelas dua mega proyek di bandara ini dipastikan tidak akan selesai sesuai kontrak. Kalau pengaspalan ...

Read More »

Proyek Jalan Lingkungan Bandara Tolitoli Rp1,2 Miliar Mangkrak

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Proyek pembangunan jalan lingkungan di areal Bandara Sultan Bantilan senilai Rp1,2 miliar akhirnya mangkrak. Penyebab mangkraknya proyek diduga karena perusahaan yang dimenangkan tidak memiliki Aspal Mixing Plant (AMP). Informasi yang dihimpun menyebutkan, untuk mengatasi proyek jalan yang mangkrak tersebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di bandara itu pernah meminta bantuan kepada Direktur PT Radjawali agar diberikan bantuan olah jasa penggunaan AMP sekaligus membeli aspal kepada pemilik perusahaan tersebut, namun ditolak karena merasa kecewa, tidak dimenangkan pada lelang pekerjaan yang sama. “Untuk proyek aspal di bandara itu, PPK nya pernah datang menghadap bos minta beli aspal sekaligus dibantu pengolahan ...

Read More »

Proyek JUT di Desa Siliti Mirip Kubangan Kerbau

Bungku Utara, Jurnalsulawesi.com – Pengerjaan Jalan Usaha Tani (JUT) menuju kantong produksi di Desa Siliti, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara senilai Rp180 juta dinilai amburadul. Bahkan, proyek yang dikerjakan CV Adhitya Pratama tersebut tidak dapat dimanfaatkan petani, karena kondisnya mirip kubangan Kerbau. “Jalan usaha tani yang baru dikerjakan itu membuat kami petani heran, karena pengerjaannya hanya begitu. Sepertinya jalan tersebut hanya dikerjakan asal-asalan,” kata Noprianto kepada wartawan, mewakili petani lainnya di Desa Siliti, Senin (4/9/2017). Dia mengatakan, akses jalan itu belum bisa dilalui. Padahal jalan yang panjangnya sekira dua kilometer itu baru saja dikerjakan. Ironisnya jalan petani yang dikerjakan ...

Read More »

Kesalahan ULP Proyek Pagar Bandara Tolitoli Terlalu “Vulgar”

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Proyek pagar Bandara Sultan Bantilan sebesar Rp8,3 Miliar yang dinilai bermasalah kini mulai bergulir. Kesalahan ULP pada tender tersebut dinilai sangat “vulgar” (nyata-red). Dimenangkannya PT Fajar Raya Usaha Nusa (FRUN) pada proyek tersebut juga mendapat pandangan berbeda dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. “Pokja ULP Bandara Sultan Bantilan saya anggap berani menetapkan PT FRUN sebagai pemenang. Kalau proyek tersebut lelang di tangan Pemda kami tidak berani melakukan cara mereka,” kata salah satu tim ULP Tolitoli, Abdullah Haruna kepada wartawan, Sabtu (26/8/2017). Menurutnya, kasus yang dilakukan Pokja Bandara Sultan Bantian dalam menetapkan PT Fajar Raya ...

Read More »