Tag Archives: #Sanksi Adat

Ketua PB PMII Jalani Sanksi Adat

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Aminuddin Ma’ruf menjalani sanksi adat melalui prosesi Atura Nuada Ante Givu Nuada to Kaili Ri livotu nu Palu atau Hukum dan Sanksi Adat di Kota Palu. Prosesi adat yang berlangsung Kamis (18/5/2017) sekira Pukul 10.10 WITA itu dilaksanakan di aula atau bantaya di Kelurahan Balaroa, dihadiri Ketua PB PMII Aminuddin Ma’arif sebagai pelanggar adat, Walikota Palu Hidayat dan sejumlah tokoh ketua adat di Kota Palu. Ketua PB PMII ini terkena sanksi adat karena salah ucap saat menyampaikan sambutannya dalam Kongres PMII ke XIX di Palu, Sulawesi Tengah yang ...

Read More »

Ketua PB PMII Disanksi Adat Tiga Ekor Kambing

Palu, Jurnalsulawesi.com – Wakil Ketua Adat Kota Palu Arifin Sunusi menyatakan atas nama lembaga Adat Tanah Kaili pihaknya telah menerima permohonan maaf atas pernyataan Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Aminudin Ma`ruf. Namun kata dia, permohonan maaf itu tidak menghilangkan sanksi adat yang akan diterimanya. Berdasarkan kesepakatan, lembaga adat menjatuhkan adat atau `givu sala mbivi atau salah bicara, berupa tiga ekor kambing dan 30 buah piring baru. Dihadapan jamaah Masjid Agung dan sebagian lembaga adat totua nuada (orang tua adat) tanah kaili, Aminudin Ma`ruf menyampaikan permohonan maafnya,” katanya yang dihubungi Rabu (17/5/2017) malam. Dengan itu, pihaknya menerima permohonan maaf itu, ...

Read More »

Salah Komentar di Medsos, Dua Warga Tolitoli Disanksi Adat

Tolitoli, Jurnalsulteng.com – Hati-hatilah berkomentar di media sosial, jika tidak ingin mendapatkan sanksi seperti yang dialami dua warga di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah berinisial BR dan MN. Keduanya diberikan sanksi adat satu ekor sapi gara-gara komentarnya pada 2 Februari 2017 lalu di salah satu grup facebook mengenai Nenek Moyang Kabupaten Tolitoli. Akibat ujaran di media sosial hingga membuat warga resah dan menyinggung adat itu, Jumat (24/3/2017) Pukul 15.26 WITA, dilaksanakan prosesi adat mengenai kasus tersebut terhadap BR dan MN. Sebelumnya, Rudi Bantilan, seorang tokoh adat di Tolitoli melaporkan kasus itu ke Mapolres Tolitoli dengan Laporan Polisi Nomor LP/75/III/2017 tanggal 5 ...

Read More »