Tag Archives: #Tambang Emas Ilegal

Garuda: APH Harus Tindak Penambang Emas di Bada dan Parimo

Palu, Jurnalsulawesi.com – Aliansi Gerakan Rakyat Untuk Daerah (Garuda) Sulawesi Tengah, meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya kepolisian untuk menindak tegas aktivitas penambangan emas tanpa izin alias liar di Desa Bekekau dataran Bada, Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso dan di Desa Lobu Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), sebelum permasalahannya semakin pelik untuk diselesaikan. “Polisi jangan berpangku tangan melihat kejahatan terhadap lingkungan, dan semoga polisi masih jadi pelaksana penegakkan hukum yang tegas dan cepat,” kata Koordinatar Umum Aliansi Gerakan Rakyat Untuk Daerah (Garuda) Sulteng, Nizar Dg Rahmatu, S.Sos. MSi, kepada Jurnalsulawesi.com, Rabu (25/9/2018). Persoalannya, pemanfaatan sianida dan mercuri, telah melampaui ...

Read More »

Gubernur Sulteng: Sulit Menertibkan Penambangan Emas Poboya

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Longki Djanggola mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kesulitan untuk menertibkan penambangan emas ilegal di lokasi kontrak karya milik PT Citra Palu Mineral, Kelurahan Poboya, Kota Palu. “Karena masyarakat adat, masyarakat lokal merasa bahwa itu merupakan hak ulayat mereka yang tidak boleh diganggu gugat,” kata Gubernur Sulteng Longki Djanggola, saat menerima Komisi VII Bidang Energi Sumber Daya Mineral DPR RI, di Ruang Kasiromu Sekretariat Daerah Pemprov Sulteng, Rabu (25/4/2018). Menurutnya, kegiatan penambangan emas ilegal di Poboya, dilakukan oleh kurang lebih empat perusahaan yang berboncengan dengan lembaga adat. “Empat perusahaan ini sebelumnya sudah kami laporkan ke pihak ...

Read More »

Menunggu Penertiban Tambang Emas Ilegal Poboya

Palu, Jurnalsulawesi.com – Hingga saat ini, publik masih menunggu tim penertiban Polda Sulteng datang menghentikan hiruk pikuk aktivitas tambang emas ilegal yang dikelola kelompok masyarakat di Wilayah Poboya, Kecamatan Mantikolore, Kota Palu. Meskipun jumlah penambang sudah tidak sebanyak dahulu, namun secara nyata sejumlah warga mengaku masih aktivitas penambang ilegal di Poboya itu masih terus berlangsung. Setiap hari masih banyak Rep (batuan mengandung emas-red) yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat untuk dibawa menuju lokasi tromol pengolah emas di Dusun Watumorangga. Tadinya ribuan warga Sulawesi Utara yang  datang memburu emas di tambang emas Poboya, namun saat ini yang tersisa berkisar lima ratusan orang. ...

Read More »

Masih Ada Penambangan Emas di Dongi Dongi

Palu, Jurnalsulawesi.com – Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) mengaku hingga kini masih ada penambangan emas di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. “Tidak dipungkiri masih ada penambang yang secara sembunyi-sembunyi menambang emas di wilayah itu,” kata Kepala Balai Besar TNLL, Sudayatna saat mengunjungi kawasan konservasi tersebut, Senin (13/11/2017). Ia mengatakan meski di pintu masuk dan di dalam kawasan sudah ada pos polisi dan polhut, tetapi para penambang masih saja melalukan aktivitas menggali lubang untuk memburu rep (tanah/pasirr yang berisikan emas). Mereka, kata dia, menambang pada malam hari sehingga petugas cukup kesulitan untuk menangkap mereka. Pada pagi hari, para ...

Read More »

DPRD Sulteng Minta Gubernur Tindak Tegas Penambangan Illegal Poboya

Masykur: Kegiatan Itu Merugikan Perekonomian Negara! Palu, Jurnalsulawesi.com – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah perusahaan illegal yang melakukan kegiatan penambangan dan proses pemurnian emas di Taman Hutan Raya. Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Muh. Masykur mengatakan, selain merugikan perekonomian dan keuangan negara, kegiatan tersebut juga telah mengancam keselamatan lebih dari 400-an ribu warga Kota Palu akibat tidak adanya izin, standar tata kelola lingkungan, dan pertanggung jawaban hukum yang jelas. “Kami telah menerima laporan dan pengaduan masyarakat Kota Palu dan beberapa organisasi masyarakat sipil yang menyebutkan terdapat, ...

Read More »

JATAM: Pisang dan Udang Terkontaminasi Merkuri Tambang Poboya

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional mengungkapkan temuan kandungan merkuri pada pisang dan udang yang dihasilkan dari kawasan sekitar penambangan emas di Pobaya, Palu, Sulawesi Tengah. Koordinator Jatam Nasional Merah Johansyah Islamil mengatakan berdasarkan riset dari 22 pangan yang terkontaminasi merkuri, kedua makanan tersebut yang paling mengandung merkuri. Riset pangan dilakukan pada Juli 2016, melalui riset mercury contamination levels ini small-scale gold mining areas in Indonesia. “Pisang dan udang sangat tinggi kandungan merkurinya di Pobaya. Ini karena imbas penambangan emas yang menggunakan merkuri dalam mengolahnya,” kata Merah Johansyah di Jakarta, yang dilansir Tempo.co, Selasa (10/10/2017). Selain itu, sedikitnya ...

Read More »

Lokasi Tambang Dongi-dongi Kembali Ramai

Palu, Jurnalsulawesi.com – Lokasi tambang emas ilegal di wilayah Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ditengarai kembali ramai didatangi para penambang. “Ya, ada banyak penambang yang kembali beraktivitas di lokasi itu,” kata salah seorang penambang asal Kecamatan Nokilalaki, yang dilansir Antarasulteng.com, Senin (9/10/2017). Penambang yang minta namanya untuk tidak disebutkan itu, membenarkan untuk bisa masuk ke lokasi penambangan emas ini harus “bermain mata” dengan petugas, termasuk polisi dan polhut yang ditugaskan menjaga kawasan. Tetapi, menurutnya lagi, jika petugas menyuruh untuk segera keluar dari lokasi, maka para penambang harus mematuhinya. Menjawab pertanyaan, penambang tersebut mengaku mereka harus terlebih dahulu bernegosiasi dan jika ...

Read More »

Penutupan Tambang Rakyat Poboya Bukan Solusi Terbaik

Palu, Jurnalsulawesi.com – Desakan ditutupnya tambang emas Poboya, Kota Palu oleh beberapa kalangan dinilai bukan solusi terbaik. Karena jika tambang rakyat tersebut ditutup, akan berakibat hilangnya pekerjaan dan sumber pendapatan bagi ribuan rakyat yang selama ini menggantungkan hidupnya di lokasi tambang itu. Hal tersebut dikatakan mantan pejuang Tambang Rakyat Poboya, yang tergabung dalam Barisan Pemuda Tara (Batara), Kusnadi Paputungan, dalam rilisnya kepada Jurnalsulawesi.com, Jumat (6/10/2017). Menurut Kusnadi, jika pemerintah menyahuti tuntutan beberapa LSM dengan menutup tambang rakyat dengan alasan pencemaran lingkungan, maka akan menambah barisan rakyat pengangguran dan miskin. Hal ini juga akan menambah masalah sosial di Kota Palu. “Yang ...

Read More »

Walhi Tantang Presiden Jokowi Blusukan ke Tambang Poboya

Palu, Jurnalsulawesi.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan blusukan ke lokasi pertambangan emas ilegal di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. “Beberapa waktu terakhir, Presiden Jokowi belum melaksanakan blusukan ke daerah,” kata Direktur Eksekutif Walhi Nasional Nur Hidayati, dalam rilisnya yang dikutip Antara, Rabu (4/10/2017) . Tantangan itu, kata Nur Hidayati bukan tanpa alasan, karena pihaknya ingin memperlihatkan bagaimana kondisi pertambangan ilegal di daerah tersebut yang menggunakan bahan kimia berbahaya dan beracun yakni merkuri dan sianida. “Sekitar 350 ribu warga Kota Palu terancam terpapar bahan kimia berbahaya itu,” ujarnya pula. Menurut dia, jika ...

Read More »

Penambang Emas Dongi-dongi Mulai Tinggalkan Lokasi

Palu, Jurnalsulteng.com- Sebagian besar penambang emas ilegal di Wilayah Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dalam beberapa hari terakhir mulai meninggalkan lokasi itu. Dalam pemantauan kegiatan penambangan emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) Minggu (27/3/2016), tinggal sebagian kecil penambang yang masih beraktivitas menambang sehubungan adanya larangan yang dikeluarkan oleh Pemkab Poso dan Balai Besar TNLL. Para penambang yang masih bertahan ingin memanfaatkan kesempatan untuk memburu emas demi mengumpulkan rupiah sebelum batas akhir tiba. Hal itu seperti diungkapkan Rifai, salah seorang penambang asal Makassar (Sulsel). Ia bersama enam rekannya sengaja belum mau keluar dari lokasi tambang karena batas akhir ...

Read More »