Tag Archives: #Tanjungsari Luwuk

Pemkab Banggai Minta Dukungan Komisi III DPR RI

Banggai, Jurnalsulawesi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), meminta dukungan politik dari Komisi III DPR terkait eksekusi lahan di Tanjung yang menimbulkan ekses negatif bagi masyarakat. Pemkab meminta Komisi III DPR untuk mengawal dan mengawasi putusan kasasi di Mahkamah Agung, juga mengklarifikasi kembali putusan pengadilan negeri terkait eksekusi lahan tersebut. Dukungan politik dari Komisi III DPR dinilai penting karena objek eksekusi lahan di Tanjung juga mencakup aset pemerintah daerah. “Mengingat objek eksekusi itu mencakup aset pemda, kami memohon kepada bapak-bapak dari dewan Komisi III DPR RI untuk mengawal dan mengawasi putusan kasasi di MA, khususnya mengklarifikasi kembali ...

Read More »

Polisi Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Tanjungsari Luwuk

Palu, Jurnalsulawesi.com – Kapolres Banggai AKBP Moh.Soleh, S.IK, MH berupaya memperbaiki hubungan dengan masyarakat paska pelaksanaan eksekusi lahan di Tanjungsari Kota Luwuk beberapa waktu lalu. Sebagai kapolres baru, orang nomor satu di Polres Banggai itu menemui warga masyarakat Tanjungsari yang ada di tenda pengungsian area dermaga Pelni Luwuk. Silaturrahmi itu sekaligus¬† dirangkaikan dengan Bhakti Sosial dan penyerahan sembako, Rabu (4/4/2018). Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono, SST, MK menyebutkan, selain kegiatan pembagian sembako, Polres Banggai juga melaksanakan kegiatan khitanan masal bagi anak-anak korban penggusuran. “Kami juga membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, yang langsung diawasi Kabid Dokkes Polda Sulteng, ...

Read More »

Eksekusi Tanjungsari, Gubernur: Pemda Tak Berwenang Intervensi

Palu, Jurnalsulawesi.com – Kerusuhan yang terjadi dalam proses eksekusi lahan Tanjungsari, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengundang reaksi berbagai pihak. Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengaku prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Eksekusi itu dilakukan setelah adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan pemda tidak berwenang mengintervensinya. Pihak yang merasa belum puas dengan keputusan tersebut dipersilakan melakukan upaya hukum. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Sulteng melalui Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng, Moh. Haris Kariming. Penegasan ini, kata Haris, menjawab tudingan dan desakan sebagian masyarakat terhadap pemerintah daerah. “Kejadian itu murni proses hukum. Sedikitpun tidak ada keterlibatan pemerintah,” kata ...

Read More »

Penggusuran Tanjungsari, Zulfakar: Jangan Jadikan Luwuk seperti ‘Poso’

Palu, Jurnalsulawesi.com – Penggusuran lahan masyarakat Tanjungsari Luwuk, Kabupaten Banggai, terus saja menuai polemik serta mengundang keprihatinan bagi masyarakat Sulteng. Bagaimana tidak, disatu sisi imbas dari eksekusi lahan tersebut, sekira 1.400 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal, sementara di sisi lain sikap tegas ini ditempuh pihak kepolisian karena murni penegakkan hukum. Namun disayangkan, di tengah pendertaan masyarakat yang menginginkan adanya rasa keadilan, ditengarai ada oknum-oknum yang ingin memanfaatkan kondisi tersebut, dengan mengeksploitasi peristiwa Tanjungsari dengan maksud ingin membenturkan antara masyarakat dengan aparat Kepolisian, serta masyarakat dengan masyarakat. Tidak beralasan jika kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serta kecemasan berbagai kalangan, tidak ...

Read More »

Kasus Eksekusi Tanjungsari, Jangan Benturkan Aparat dan Rakyat !

Palu, Jurnalsulawesi.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Sulteng Menggugat yang representasi gabungan dari Majelis Mahasiswa Untad – Pusat Kajian dan Advokasi Rakyat Sulteng (PATAKA), menggeruduk Mapolda Sulteng, di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Kamis (29/3/2018), sekira Pukul 10.30 Wita. Kedatangan massa aksi ini untuk mendesak jajaran Kepolisian segera meringkus aktor intelektual dibalik kasus penggusuran masyarakat Tanjung Sari, Luwuk, Kabupaten Banggai, yang berakhir bentrok. Koordinator Lapangan (Korlap) Nuryadin dalam orasinya mengatakan, penggusuran lahan di Tanjung Sari adalah murni persoalan penegakkan hukum. Karena itu ia yakin kepolisian juga hanya melaksanakan perintah keputusan Pengadilan Negeri (PN) Luwuk yang telah ...

Read More »

Setelah Dicopot, Sederet Sanksi Menanti Mantan Kapolres Banggai

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Resor Banggai, AKBP Heru Pramukarno masih bakal menerima sanksi. Sanksi diberikan terkait dengan kasus pembubaran pengajian majelis taklim dengan menembakkan gas air mata di Banggai, Sulawesi Tengah, pada Senin (19/3/2018) lalu. “Sanksinya jelas, demosi, penundaan pangkat, bahkan sampai ke kurungan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal M. Iqbal saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018). Iqbal melanjutkan, pemberian sanksi akan dilakukan setelah proses pemeriksaan Heru selesai oleh Paminal Propam. Heru akan dibawa ke Markas Besar Polri untuk sidang kode etik profesi dan pelanggaran disiplin. Adapun kemungkinan ...

Read More »

Ada Indikasi Pelanggaran, Kapolres Banggai Dicopot

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Propam Polri tengah mengusut dugaan pelanggaran dalam pembubaran acara zikir yang dilakukan ibu-ibu di Kabupaten Banggai Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno dicopot. “Hari ini saya mendapatkan informasi dari Asisten SDM, kapolresnya dicopot untuk pemeriksaan lebih lanjut dari Paminal, Propam,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang dilansir Detik.com, Sabtu (24/3/2018). Menurut Kadiv Humas, pencopotan itu dilakukan agar Heru bisa fokus menjalani pemeriksaan yang dilakukan Propam. Ada indikasi pelanggaran dalam pembubaran acara zikir tersebut. “Dicopot dulu untuk dilakukan pemeriksaan oleh Propam. Ada indikasi pelanggaran. Tidak sesuai prosedur,” ujar Setyo. Setyo mengatakan, berkaitan ...

Read More »

DPRD Sesalkan Sikap Pasif Pemda Terkait Eksekusi Lahan di Luwuk

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menyesalkan sikap pasif Pemerintah Provinsi Sulteng dalam menyikapi kasus eksekusi penggusuran pemukiman warga Tanjung Sari Kabupaten Banggai, Senin (19/3/2018) lalu. “Dengan dalih normatif kasus ini murni persoalan hukum, sehingga pemerintah daerah tidak bisa bertindak dan manyelami situasi kebatinan warga Tanjung Sari, merupakan sikap yang sangat mengiris hati warga korban, termasuk publik yang menyaksikan proses eksekusi tersebut,” ujar Masykur, dalam rilisnya kepada Jurnalsulawesi.com, Jumat (23/32018) malam. Menurutnya alangkah jauh lebih bijak dan beradab, jika Pemerintah Provinsi dan Pemkab Banggai tidak meninggalkan warganya berjuang sendiri dalam mempertahankan alas hak yang dimiliki. Paling ...

Read More »

Ricuh Pembubaran Pengajian, Wakapolri Ancam Copot Kapolres Banggai

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Wakapolri Komjen Syafruddin mengecam tindakan represif yang dilakukan anak buahnya saat membubarkan ibu-ibu pengajian di Luwuk, Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (19/3/2018) lalu. Bahkan ia mengancam akan mencopot Kapolres Banggai dan memidanakan pejabat daerah setempat. “Kalau itu betul-betul kejadian yang sebenarnya hasil investigasi dari propam, akan saya copot kapolresnya,” ujar Syafruddin usai salat Jumat di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/3/2018). Syafruddin menyatakan, pihaknya telah menerjunkan tim Paminal Divisi Propam Polri untuk menyelidiki kasus tersebut. Ia mengaku mendapat laporan dari sejumlah elemen masyarakat terkait dugaan kesewenang-wenangan aparat ini. BACA JUGA:¬†Empat Nelayan Luwuk Ditahan Seperti ...

Read More »

Ricuh Eksekusi Lahan, Empat Nelayan Luwuk Ditahan

Palu, Jurnalsulawesi.com – Kepolisian Resor Banggai, Sulawesi Tengah, menetapkan dan menahan empat orang tersangka dalam kasus penyerangan terhadap petugas saat eksekusi lahan di kawasan Tanjung, Kelurahan Keraton, Kota Luwuk, Senin (19/3/2018). “Dari puluhan orang yang kita mintai keterangan di Mapolres, empat orang itu yang memenuhi unsur-unsur melakukan tindakan pidana sehingga ditetapkan sebagai tersangka dan kini diamankan untuk kepentingan penyidikan,” kata Wakapolres Banggai Kompol Doni Prakoso yang dihubungi di Luwuk, Kamis (22/3/2018). Keempat tersangka tersebut adalah L, warga Kompleks Tanjung, Kelurahan Keraton yang terbukti memiliki dan menguasai bahan peledak jenis bom molotov, melanggar pasal 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951 ...

Read More »