Tag Archives: #Universitas Tadulako

Presma Terlibat Pencurian, PusBang DepSa Untad Dinilai Gagal

Palu, Jurnalsulawesi.com РTertangkapnya Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Tadulako (Untad) inisial BP oleh Polsek Palu Timur karena terlibat kasus pencurian beberapa waktu lalu, mengejutkan berbagai pihak. Pasalnya, BP ditangkap hanyaber selang satu hari setelah dilantik untuk menduduki jabatan tertinggi organisasi mahasiswa di universitas negeri itu. Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tengah (Sulteng) Zulfikar Dg. Nusu dalam rilisnya, Rabu (16/5/2018), mengatakan peristiwa tersebut sangat memalukan bagi civitas akademik Universitas Tadulako. Bahkan kata Zulfikar, Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Pengembangan Sosio-Akademik (PusBang DepSa) yang dibentuk melalui Peraturan Rektor Untad Nomor: 3537/UN28/KP/2017 itu telah gagal menjalankan tugasnya. BACA JUGA: Mahasiswi ...

Read More »

Kampus Harus Terbebas dari Paham Radikalisme

Palu, Jurnalsulawesi.com – Maraknya paham radikal tidak boleh dianggap remeh, termasuk bagi kalangan perguruan tinggi. Apalagi, kampus sekarang ini bisa dikatakan sebagai salah satu sasaran masuknya paham radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu perlu upaya agar paham radikal tidak masuk ke lingkungan universitas. Tidak hanya itu, kampus pun kini terus berbenah untuk membersihkan bibit-bibit paham radikal. Koordinator Pengkajian dan Evaluasi Paham Radikal Universitas Tadulako (Untad) Palu, Alif mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa hal untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di kalangan kampus. “Kami bersinergi bersama seluruh Civitas Academika (mahasiswa) untuk mendengar aspirasi mereka, agar paham radikal dapat kita luruskan. Selain itu ...

Read More »

Untad akan DO 1.500 Mahasiswa

Palu, Jurnalsulawesi.com – Universitas Tadulako (Untad) Palu akan mengeluarkan sekitar 1.500 mahasiswa perguruan tinggi negeri itu per 15 Agustus 2017 karena melewati batas maksimal waktu studi. “Jumlah itu dari sekitar 2.500 mahasiswa yang terancam drop out atau DO, namun setelah dipacu dan diberikan kebijakan perpanjangan selama dua bulan, maka yang tersisa sekitar 1.500 mahasiswa itu,” ungkap Rektor Untad M Basir di Palu, Minggu (6/8/2017). Rektor menjelaskan dari jumlah itu, hampir 90 persen adalah mereka yang aktif di organisasi kemahasiswaan atau dikenal dengan aktivis, dengan jumlah kredit semester tidak mencukupi yaitu 50 hingga semester 14. “Untuk menyelesaikan pendidikan strata satu atau ...

Read More »