Tag Archives: #Utang Luar Negeri

Biaya Utang Makin Mahal, Pertumbuhan Ekonomi Dipertaruhkan

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Depresiasi rupiah membawa dampak yang luas. Akibat pelemahan rupiah, pertumbuhan ekonomi bisa terancam. Mengapa begitu? Sejak awal tahun, rupiah sudah melemah 8,5% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di antara mata uang utama Asia, depresiasi rupiah menjadi yang terdalam kedua setelah rupee India. Oleh karena itu, stabilisasi nilai tukar rupiah menjadi prioritas utama Bank Indonesia (BI) dalam jangka pendek. Berbagai jurus sudah dikeluarkan, termasuk ajian pamungkas yaitu menaikkan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate. Sepanjang 2018, BI sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar 125 basis poin (bps). Perry Warjiyo, Gubernur BI, kerap kali menyatakan bahwa alasan ...

Read More »

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.075 Triliun

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Mei 2018 tumbuh melambat sebesar 6,8 persen secara tahunan dibandingkan pertumbuhan sebelumnya yang sebesar 7,8 persen. Perlambatan ini terjadi baik pada ULN sektor pemerintah maupun ULN sektor swasta. Secara nominal, ULN akhir Mei 2018 tercatat sebesar US$ 358,6 miliar atau sekitar Rp5.075,3 triliun (kurs Rp14.153), sedangkan ULN akhir April 2018 sebesar US$356,9 miliar. Utang tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 182,5 miliar dan utang swasta termasuk BUMN sebesar 176,1 miliar dolar AS pada akhir Mei 2018. Mengutip laporan BI, kendati jumlahnya meningkat, untuk ...

Read More »

Kuartal III 2017, Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,5 Persen

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Utang luar negeri Indonesia selama kuartal III 2017 naik 4,5 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2016 atau menjadi sebesar 343,1 miliar dolar AS karena pertumbuhan utang publik, atau utang pemerintah dan bank sentral, yang naik 8,5 persen. Utang swasta juga kembali meningkat, sebesar 0,6 persen (yoy) dengan sektor penarik utang terbesar yakni di sektor keuangan, industri pengolahan, listrik, gas dan air bersih (LGA), dan pertambangan dengan porsi 77 persen, menurut Statistik Utang Luar Negeri yang diumumkan Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat (17/11/2017). Dengan begitu, utang publik di kuartal III ini sebesar 175,9 miliar dolar ...

Read More »

Setiap Bayi yang Lahir di Indonesia Berutang Rp16 Juta

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) mencatat setiap orang Indonesia termasuk bayi yang baru lahir, menanggung beban utang sebesar Rp16 juta. “Perhitungan ini didapat dari jumlah utang kita yang sudah mencapai Rp4.274 triliun dibagi dengan jumlah penduduk Indonesia sekarang sebanyak 257 juta orang,” kata Ketua Umum AKSES Suroto di Jakarta, Minggu (18/6/2017). Kondisi itu, kata dia, bisa membahayakan ekonomi Indonesia secara umum karena struktur ekonominya hingga kini masih didominasi pelaku usaha besar. Ia mencontohkan hanya 0,02 persen penduduk Indonesia yang menguasai Rp3.100 triliun atau setara 25 persen total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. “Kenapa ini sangat berbahaya? Sebab ...

Read More »

Pemerintahan Jokowi Dinilai Gagal Menyejahterakan Masyarakat

Jakarta, Jurnalsulteng.com – Dalam hitungan jam masyarakat Indonesia akan merayakan pergantian tahun, yang berarti tahun 2016 segera berakhir. Pergantian tahun menjadi momen penting bagi sejumlah elemen masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) selama setahun. Direktur Eksekutif Voxpol Center, ‎Pangi Syarwi Chaniago memberikan penilaian terhadap pemerintahan Jokowi selama setahun ini. Menurutnya, terdapat plus minus yang bisa dilihat masyarakat sebagai bahan evaluasi pemerintahan yang terpilih secara demokratis tersebut. Pangi menuturkan, Jokowi ‎berhasil mengalihkan subsidi BBM untuk pembangunan infrastruktur, yang mana hal ini tidak dilakukan pemerintahan sebelumnya. Kebijakan ini dianggap terobosan yang berani dari Jokowi. Kemudian ‎Jokowi ...

Read More »

Bank BUMN Masih Ingin Tambah Utang dari China

Ilustrasi Jakarta, Jurnalsulteng.com – Tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menerima kucuran pinjaman senilai US$3 miliar dari China Development Bank (CDB) tahun lalu. Meski demikian, ketiga bank tersebut masih berencana kembali menarik utang dari bank sumber yang sama. Dalam rapat dengar pendapatan dengan Komisi VI DPR RI Ketua Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) Asmawi Syam mengatakan bank-bank BUMN masih berpotensi menarik utang guna memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam jumlah besar salah satunya untuk proyek infrastruktur. “Kami masih ada rencana pinjam lagi yang pasti kami lihat kebutuhannya seperti apa,” ujar Asmawi, Senin (29/8/2016). Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama Bank ...

Read More »