Pimpinan KPU saat memberikan keterangan kepada wartawan. [Antara]

Tahun Politik Dimulai, KPU Ingatkan Kesiapan Parpol

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengingatkan kepada partai politik untuk bersiap diri di tahun politik 2018 yang telah dimulai. Kesiapan penyelenggara pemilu baik KPU maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dianggap Arief sudah tak perlu dipertanyakan.

“Selama ini kan penyelenggara pemilu ya, baik KPU, Bawaslu selalu ditanya kesiapannya, kami siap ndak? bawaslu siap ndak? Nah, sekarang saatnya parpol ditanya, parpol siap ndak jadi peserta pemilu jadi peserta pilkada. Giliran nanya ke mereka, siap ndak?” kata Arief usai pelaksanaan verifikasi faktual di kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta, Senin (1/1/2018).

Ia mengatakan pendaftaran calon kepala daerah di KPU daerah pun sudah mulai dilakukan. Mengenai proses penelitian administrasi sendiri, ia menyebut akan sesuai jadwal di mana pendaftaran calon kepala daerah pun akan dilakukan secara bersamaan mulai tanggal 8 hingga 10 Januari.

“Semua berjalan sesuai dengan jadwal, tapi pendaftarannya nanti bersamaan , yakni tanggal 8-10 januari (pendaftaran calon kepala daerah baik cagub, cawagub, cabup cawabub, cawalkot dan cawawalkot),” kata dia.

Ia pun menegaskan, tak ada perpanjangan untuk pendaftaran calon kepada daerah meski ada dinamika di tubuh partai politik itu sendiri. “Enggak (ada perpanjangan). Pokoknya kita bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan,” tutur dia.

Di tempat yang sama, Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar juga sepakat dengan pernyataan KPU bahwa di tahun ini, harusnya kesiapan dari partai politik itu sendiri yang perlu dipertanyakan. Bagaimana kesiapan mereka dalam memilih para calon kepala daerah dan memegang teguh komitmen untuk tidak melakukan politik uang (money politik).

“Semua orang selalu bilang tanyakan kesiapan penyelenggara, tapi parpol apakah mereka siap? Apakah mereka siap menyalurkan calon-calon terbaik yang bakal dipiluh oleh masyarakat? Apakah mereka siap untuk memilih para calon yang siap tidak akan money politic, yang tidak melakukan curi start kampanye lebih dulu,” kata dia.

“Itu yang paling penting. Sebab semakin lama harus sadar bahwa masyarakat Indonesia makin pintar, maka sebaikya masyarakat diberikan calon-calon kepala daerah terbaik,” tambahnya. [***]

 

Source; Viva

(Visited 35 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*