Balapan MotoGP Aragon dimenangi oleh Marc Marquez yang unggul atas Dani Pedrosa. [AFP PHOTO]

Tampil Luar Biasa, Rossi Bikin Marah Pedrosa di MotoGP Aragon

Bagikan Tulisan ini :

Aragon, Jurnalsulawesi.com – Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, mengungkapkan kekesalan terhadap Valentino Rossi usai balapan MotoGP Aragon di Spanyol, Minggu (24/9/2017). Pedrosa menganggap The Doctor melakukan manuver berbahaya.

Pedrosa finis posisi kedua di GP Aragon di belakang rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez. Podium ketiga berhasil direbut pebalap Ducati Jorge Lorenzo.

“Saya sangat senang dengan balapan ini. Kami sempat tidak yakin dengan pilihan ban. Saya menggunakan ban medium dan harus hati-hati di awal balapan,” ucap Pedrosa kepada Sky Sports.

Pedrosa mengaku menghabiskan banyak waktu untuk bisa menyalip Maverick Vinales di awal balapan. Setelah sukses melewati Vinales, perlahan tapi pasti Pedrosa naik ke posisi dua setelah menyalip Andrea Dovizioso, Rossi, dan Jorge Lorenzo.

“Saya terlalu lama di belakang Vinales dan kehilangan jarak. Kami mampu meningkatkan kecepatan, dan ketika saya berhasil melewatinya, saya bisa mengejar grup di depan. Marquez unggul dan memainkan jarak. Sayangnya saya kehilangan sedikit strategi, tapi tetap senang,” ujar Pedrosa.

Di akhir wawancara, Pedrosa mengungkapkan kekesalan terhadap Rossi. Pebalap 31 tahun itu mengatakan Rossi melakukan manuver berbahaya ketika keduanya memperebutkan posisi ketiga saat balapan menyisakan tujuh lap.

“Rossi melakukan gerakan aneh terhadap saya, menutup ruang saya saat kecepatan 300 kilometer per jam. itu tidak bagus, tapi saya berhasil mengatasinya dan mampu bersaing meraih podium,” ucap Pedrosa.

Finis kedua membuat Pedrosa sukses menggeser posisi Rossi di peringkat empat klasemen sementara MotoGP 2017. Rossi kini di posisi lima dengan 168 poin, di bawah Pedrosa dengan 170 poin.

Valentino Rossi meraih posisi lima yang cukup luar biasa di MotoGP Aragon, Minggu 24/9/2017). [AFP PHOTO]

Rossi Luar Biasa
Sementara Rossi yang sempat berada di posisi kedua, akhirnya finis posisi kelima di belakang rekan setimnya, Maverick Vinales. Tapi, penampilan Rossi patut diapresiasi.

Rossi berhasil membuat Vinales dan Marquez sempat kesulitan menyalipnya. Padahal The Doctor belum pulih 100 persen dari cedera retak tulang kaki kanan. Bahkan Dovizioso gagal menyalip Rossi dan harus finis posisi ketujuh.

Kemenangan di GP Aragon sangat krusial bagi Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017 melawan Dovizioso. Tambahan 25 poin membuat Marquez saat ini mengoleksi 224 poin di puncak klasemen, unggul 16 poin atas Dovizioso.

Dengan sisa empat seri, selanjutnya balapan akan berlangsung di Sirkuit Motegi, Jepang, 15 Oktober mendatang.

Persaingan di papan atas klasemen MotoGP 2017 semakin memanas. Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil membuat jarak dengan Andrea Dovizioso setelah menjuarai balapan MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017).

Marc Marquez sukses meraih kemenangan di GP Aragon. [AFP PHOTO]

Marquez Makin Kokoh
Kemenangan di Aragon membuat Marquez kini mengoleksi 224 poin atau unggul 18 poin dari Dovizioso yang finis ketujuh di Aragon. Pada seri sebelumnya kedua pebalap sama-sama meraih 199 poin.

Sementara itu posisi ketiga masih ditempati Maverick Vinales yang finis keenam pada balapan di Aragon. Kini pebalap Movistar Yamaha itu mengoleksi 196 poin.

Selain pergeseran posisi Marquez dan Dovizioso, perubahan posisi juga terjadi antara Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Pedrosa yang finis kedua di Aragon, mengudeta posisi Rossi.

Rekan setim Marc Marquez tersebut meraih 170 poin atau unggul dua poin atas Rossi. Saat ini, The Doctor mengoleksi 168 poin setelah finis kelima di Aragon.[CNN/BC]

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*