Pesawat Lion Air rute penerbangan Makassar-Gorontalo tergelincir di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo, Minggu (29/4/2018). [Ist]

Tergelincir di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Pesawat Lion Air Alami Kerusakan

Gorontalo, Jurnalsulawesi.com – Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 892 rute penerbangan Makassar-Gorontalo, tergelincir saat mendarat di bandara Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo, Minggu (29/4/2018), sekira Pukul 18.35 WITA.

Akibat peristiwa tersebut, pesawat yang mengangkut 174 penumpang itu mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Diduga, karena cuaca buruk dan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari yang menjadi penyebab pesawat tergelingir.

Dilaporkan seluruh penumpang dievakuasi dari badan pesawat dalam kondisi cuaca yang masih hujan deras.

Pesawat Lion ini meluncur cepat dan tergelincir dari arah runway (landas pacu) 27.

Ketua PWI Gorontalo, Haris Zakaria yang turut dalam penerbangan itu menuturkan,
pesawat berangkat dari Bandara Hasanuddin Makassar sekira Pukul 17.00 WITA.

“Saat berada di Gorontalo hujan deras dan landasan pacu tergenang air. Tiba-tiba pesawat goyang dan tiba-tiba sudah keluar dari landasan,” ungkap Haris dalam kondisi gemetar, yang dikutip Kabarpublikgo.

“Sebagian badan pesawat berada di shoulder dan sebagian di landas pacu, 177 penumpang sudah dievakuasi dan semuanya selamat,” kata Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Bonewati.

Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 892 tergelincir saat mendarat di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo, Minggu (29/4/2018).

Sementara itu, Corporate Communications Strategic, Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Dalam keterangan tertulisnya kepada Jurnalsulawesi.com, Minggu (29/4/2018) malam, menyebutkan pesawat Boeing 737-800 registrasi PK-LOO itu mengalami kecelakaan sesaat sebelum mendarat.

Dikatakannya, pesawat lepas landas dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) Pukul 17.29 WITA dan mendarat di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO) pada Pukul 18.35 WITA

“Saat kejadian, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan. Penerbangan tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat,” kata Danang.

Danang juga menyebutkan, seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. “Dan saat ini sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan terbaik. Dua penumpang setelah sadar dirujuk ke rumah sakit dan telah mendapatkan penanganan dari tim medis,” jelasnya.

Saat ini kata Danang, Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” imbuhnya. [***]

Sumber; Tribunnews/Kabarpublikgo
Editor; Sutrisno

(Visited 65 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*