Tujuh terdakwa kasus kekerasan terhadap anak Moh. Sofyan (5) dan Syafrudin, di Lingkungan Bundo Kelurahan Leok II Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, menjalani sidang, di Pengadilan Negeri Buol, Kamis (15/2/2018). [Ist]

Tujuh Terdakwa Kasus Bundo Dituntut Berbeda

Buol, Jurnalsulawesi.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Buol mengajukan tuntutan berbeda terhadap Tujuh terdakwa dalam kasus kekerasan terhadap anak Moh. Sofyan (5) dan bapaknya Syafrudin, yang terjadi di Lingkungan Bundo Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupaten Buol, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Penganiayaan Berujung Kerusuhan

Ketujuh terdakwa itu yakni Agus Rasid alias Agus (43) dituntut pidana penjara 19 tahun. Empat terdakwa lainnya yakni Sudirman alias Mastui (44), Moh. Munir K.D alias Munir (20), Irfan alias Ifan (29) dan Moh. Ikbal alias Ibal (20) dituntut 15 tahun pidana penjara.

Sedangkan terdakwa Asril A.Rasid (18) dan Salim Rasid alias Ngguti (48) dituntut pidana penjara selama 14 tahun.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU itu berlangsung di Pengadilan Negeri Buol, Kamis (15/2/2018).

JPU Moh. Agustam, SH di hadapan majelis hakim dalam tuntutannya mengatakan, bahwa ketujuh terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menempatkan, membiarkan melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak, yang mengakibatkan kematian dan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang lain, yang mengakibatkan luka-luka.

Para terdakwa dinyatakan telah melanggar hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 76C Jo pasal 80 ayat (3) Undang undang RI Nn. 35 tahun 2014 tentang perubhan atas UU RI No. 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Kedua Pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHP.

Mendengar Tuntutan JPU tersebut, ketujuh terdakwa melalui Kuasa Hukumnya, Adhi Prianto, SH akan mengajukan pledoi (pembelaan) pada sidang berikutnya. [***]

Penulis; Aan AR
Editor; Sutrisno

(Visited 367 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*