Tim khusus PLN Area Palu mendatangi pelanggan yang menunggak dan melakukan pemutusan meteran. [Ist]

Tuntaskan Tunggakkan Rp25 Miliar, PLN Palu Akan Putus Meteran Pelanggan

Palu, Jurnalsulawesi.com – Terhitung mulai hari ini (Senin 1 Mei 2018) hingga awal bulan Puasa, PLN Area Palu akan fokuskan kinerjanya pada penuntasan tunggakan di Area Palu. Penuntasan tunggakkan itu akan dilakukan dengan mendatangi langsung para pelanggan yang menunggak dan melakukan pemutusan meteran listrik.

Hal ini dilakukan karena hingga April 2018, tunggakan pembayaran listrik di Area Palu mencapai Rp25 miliar. Tunggakan tersebut terdiri dari pelanggan Golongan 0 (Umum) sebanyak 46.488 pelanggan dengan nilai Rp9.998.414.765,-.

Kemudian Golongan 2 (Instansi Vertikal/Pemerintah) sebanyak 86 pelanggan senilai Rp101.614.972,- dan Golongan 3 (Pemda) sebanyak 356 pelanggan yang mencapai Rp15.731.654.620,-

Manager Area Palu, Abbas Saleh dalam keterangannya, Selasa (1/5/2018) mengatakan, jumlah tunggakan tersebut cukup tinggi, karena hampir mencapai 63 persen dari total omset PLN Area Palu.

“Masih banyak pelanggan PLN Area Palu yang sudah menikmati listrik namun belum membayar rekening listrik atau menunggak pembayaran,” ungkapnya.

Oleh karena itu kata Abbas, PLN Area Palu mengimbau agar masyarakat membayar rekening listrik dengan tertib atau sebelum tanggal 20 setiap bulannya.

“Sesuai prosedur, jika melewati tanggal 20, maka sudah jatuh tempo pemutusan, diberitahukan atau tidak diberitahukan sesuai dengan perjanjian jual beli tenaga listrik PLN sudah berhak memutus aliran listriknya jika tiga bulan tidak dilakukan pembayaran,” tegasnya.

Dikatakannya, untuk menuntaskan tingginya tunggakan yang sedang berjalan, PLN Area Palu menerjunkan 35 tim khusus, yang terdiri dari pegawai dari seluruh bagian baik Pelayanan Pelanggan, Distribusi, Pembangkitan, Perencanaan, Transaksi Energi dan Unit Pelaksana Konstruksi akan diturunkan ke lapangan.

Tim khusus tersebut akan langsung menemui pelanggan yang menunggak pembayaran listrik. Mereka akan secara rutin melakukan tindakan tegas berupa pemutusan listrik sementara bahkan pembongkaran sambungan listrik total sebagai bentuk edukasi ke masyarakat.

Abbas menegaskan, PLN berwenang untuk menghentikan langganannya, namun PLN Area Palu tetap berharap masyarakat bisa menyadari kewajibannya setelah menikmati listrik.

Ia berharap, para pelanggan yang menunggak dapat segera melunasi tagihan karena sangat memempengaruhi kelancaran opersional PLN serta kemampuan finansial PLN dalam membangun infrastrukur kelistrikan.

“Karena pendapatan itu juga akan kami kembalikan kepada pelanggan dalam bentuk penguatan operasional dan infrastrukur bagi masyarakat di Kota Palu dan sekitarnya,” jelasnya. [***]

Penulis; Sutrisno/*

(Visited 284 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*