Dampak gempa dan likuifaksi di Kelurahan Petobo Palu Selatan. UNHCR (Badan Pengungsi PBB) akan mengirimkan tenda untuk warga korban bencana yang masih tinggal di pengungsian. [Anshari]

UNHCR Akan Kirim 1.305 Tenda untuk Korban Gempa Sulteng

Palu, Jurnalsulawesi.com – Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) mengirimkan 435 tenda darurat ke Balikpapan untuk diteruskan ke keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng), pada 28 September lalu.

Dalam brifing pers di Jenewa, juru bicara UNHCR Charlie Yaxley mengatakan akan ada 1.305 tenda darurat yang dikirim dalam beberapa hari mendatang. Demikian yang dikutip dari laman VOA Indonesia, Minggu (21/10/2018).

Sementara itu, bantuan lebih lanjut, termasuk di antaranya tenda darurat, alas tidur, kelambu dan lampu-lampu bertenaga surya siap dikirim dalam beberapa pekan ini.

Bantuan pekan ini diserahkan kepada pihak berwenang di Balikpapan yang membantu pengiriman tenda tersebut ke Sulawesi. Tenda-tenda itu akan didistribusikan oleh mitra UNHCR di lapangan, yakni PMI dan Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia.

Menurut perkiraan resmi yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar 68 ribu rumah rusak akibat gempa dan tsunami, mengakibatkan sekitar 80 ribu warga terpaksa mengungsi.

Bantuan awal ini akan membantu menyediakan tempat tinggal sementara bagi sekitar 6.500 orang yang sangat membutuhkannya.

UNHCR juga memuji para petugas kemanusiaan yang telah bekerja tanpa kenal lelah sebagai petugas tanggap darurat pertama di daerah-daerah terdampak gempa selama tiga pekan ini. [***]

(Visited 23 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*