Bakal Calon Bupati Donggala, Vera Elena Laruni menggelar Coffee Morning di Kafe Net, Kota Donggala, Minggu (14/01/2018). [Jose Rizal

Vegata Ingin Bangun Islamic Center dan Kampus di Donggala

Bagikan Tulisan ini :

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Bakal Calon Bupati Donggala, Vera Elena Laruni berkeinginan  membangun gedung Islamic Center di Kecamatan Banawa sebagai ibu kota Kabupaten Donggala. Hal tersebut dia sampaikan pada coffee morning di Kafe Net, Kota Donggala, Minggu (14/01/2018).

Vera mengatakan pembangunan gedung tersebut tidak akan menggunakan dana APBD. Apa lagi kata dia Kabupaten Donggala 80 persen penduduknya beragama Islam, maka gedung Islamic Center akan sangat membantu umat Islam di Donggala dalam melaksanakan kegiatan.

“Besar keinginan saya membangun gedung Islamic Center. Ini cita-cita saya sejak lama, namun belum terlaksana. Tapi Insya Allah, kalau kami diberi amanah oleh Tuhan, cita-cita ini akan kami laksanakan,” ujar Vera.

Selain itu, Vera juga ingin memfokuskan pembangunan di ibu kota kabupaten Donggala. ibu kota kata Vera adalah wajah dari kabupaten itu sendiri. Harus ditata sedemikian rupa agar terlihat lebih hidup, namun tidak akan menghilangkan ciri khasnya sebagai kota tua.

“Sekarang ibu kota kita ini seperti kota mati, hal ini tentu menjadi perhatian saya. Sebagai seorang perempuan saya akan mencurahkan seluruh perhatian dan kasih sayang saya untuk membangun kota ini,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Taufik M Burhan menitikberatkan pembangunan pada sektor pendidikan. Karena pendidikan adalah hal mendasar bagi kemajuan sebuah daerah. Mantan Camat Sindue Tombusabora ini mengatakan, dimasa lalu, kota Donggala bukan hanya dikenal sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, dan sejarah, namun juga dikenal sebagai pusat pendidikan di Sulteng.

“Dulu, kami dari Pantai Barat itu semua sekolah di Donggala. Banyak pemimpin di Sulteng dulunya mengenyam pendidikan di Donggala. Kota ini menyimpan kenangan buat saya, namun sayang hingga saat ini tidak memiliki perguruan tinggi,” cetus mantan ketua PGRI Kabupaten Donggala ini.

Tokoh masyarakat Kota Donggala,menitipkan berpesan agar pasangan Vegata agar tidak terlalu banyak mengumbar janji yang dapat menjadi boomerang. [Jose Rizal]

Taufik menegaskan, bila Allah memberi keparcayaan kepada pasangan Vegata menjadi pemimpin di Donggala, dirinya berkomitmen akan mendirikan perguruan tinggi.

“Banyak gedung yang tidak digunakan di Donggala ini. Salah satunya sekolah Cina yang dibiarkan terlantar begitu saja. Gedung itu bisa kita alih fungsikan menjadi gedung perguruan tinggi,” paparnya.

Salah satu tokoh masyarakat kota Donggala, Ilham Kawaroe menitipkan pesan kepada pasangan Vegata agar tidak terlalu banyak mengumbar janji. Sebab janji akan menjadi boomerang kalau tidak ditepati. Selain itu, Ilham Kawaroe berpesan, kalau pasangan Vegata menjadi pemimpin di Donggala agar mengangkat Kepala Dinas yang memiliki niat yang baik untuk membangun Kabupaten Donggala.

Sejumlah pengurus partai pengusung Vegata seperti Golkar dan Demokrat dan pengurus partai rival Vegata juga menghadiri coffie morning, Minggu (14/1/2018). [Jose Rizal]

“Sebagai orang tua saya berpesan jangan suka mengumbar janji. Sebab selama ini kita dibuai oleh janji-janji. Orang Donggala bilang, janjimu tarowe. Semoga Vegata menjadi pasangan yang amanah, dan pertemuan kita hari ini mendapat keberkahan,” pesannya.

Coffe Morning tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat di kota Donggala. Nampak hadir beberapa pengurus partai pengusung Vegata seperti Golkar dan Demokrat. Bukan hanya itu, beberapa pengurus partai pengusung rival Vegata yakni pasangan Sakaya (Sahabat Kasman-Yasin) juga turut hadir dalam acara coffe morning tersebut. [***]

Rep; Jose Rizal
Red; Sutrisno

(Visited 531 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*