Warga Perumnas Balaroa, Kota Palu, melakukan penyembelihan hewan kurban usai shalat Ied, Jumat (1/9/2017). [GUS]

Warga Perumnas Balaroa Sembelih 25 Hewan Kurban

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Warga Perumnas Balaroa Kecamatan Palu Barat pada Idul Adha 1438 hijriah, akan menyembelih 25 hewan kurban, yang terdiri dari 17 ekor sapi dan 8 ekor kambing.

Jumlah hewan kurban ini mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2016 lalu hewan kurban yang disembelih sebanyak 20 ekor sapi serta 2 ekor kambing. Meski demikian tidak akan mengurangi jumlah penerima hewan kurban.

Ketua Panitia Hewan Kurban Masjid Darul Muttaqien Perumnas Balaroa H Firdaus H Pide, S.Sos mengatakan semangat berkurban seharusnya tidak berhenti pada kurban hewan, melainkan meluas pada kepedulian sosial yang berkelanjutan, sehingga jumlah dermawan semakin banyak untuk mengatasi problem kemiskinan utamanya di Wilayah Kelurahan Balaroa.

Para dermawan juga tambahnya hendaknya merasakan betul-betul kewajiban mereka untuk membantu orang-orang miskin, karena pada hakikatnya bukan orang miskin saja yang berhajat kepada mereka, tetapi orang kaya juga sebenarnya berhajat kepada orang miskin.

“Sebenarnya bagaimana butuhnya orang miskin kepada orang kaya, begitu juga sebaliknya, orang kaya juga butuh kepada orang miskin,” tuturnya.

Ia mengilustrasikan orang kaya yang penghasilannya ratusan bahkan jutaan rupiah perhari, tidak akan bisa membangun rumah megah tanpa adanya buruh dan tukang.

“Dengan ungkapan yang lebih ekstrem dapat dikatakan bahwa orang kaya tidak bisa hidup tanpa adanya orang miskin,” tegasnya.

Alhamdulillah kata H Firdaus bahwa kegiatan kurban ini sudah menjadi rutinitas yang dilaksanakan dalam setiap tahunnya oleh warga Perumnas Balora, karena masyarakat menyadari bahwa berkurban merupakan sunnah bagi umat Islam yang mampu.

Untuk Idul Adha tahun ini, umat muslim Perumnas Balaroa menyiapkan sebanyak 17 ekor sapi serta 8 ekor kambing. “Penyembelihan hewan kurban ini, dilaksanakan mulai Jumat-Minggu (1-3/8/2017),” kata Firdaus.

Mekanisme dan prosedur penyaluran daging kurban ini, telah di atur oleh panitia. Untuk di hari pertama, penyaluran daging kurban di utamakan kepada umat muslim yang berkurban. Kemudian di hari kedua dan ketiga, baru penyaluranya kepada warga yang berhak.

“Untuk mengakomodir penyaluran tersebut, panitia melibatkan Ketua-ketua RT di wilayah Perumnas Balaroa, karena mereka yang paling mengetahui kondisi masyarakat dilingkungannya,” tambah H Firdaus.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berkurban dengan ikhlas. “Semoga kurban yang diperuntukan bagi masyarakat ini, menjadi berkah dan menambah ketakwaan masyarakat yang mampu untuk selalu berbagi rasa dalam merayakan hari raya kurban,” pungkasnya. [Gus]

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*