Anggota DPRD Donggala Namrud Mado, S.Sos, MSi menyerahkan bantuan untuk pembangunan musolah pada reses III di Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah, Sabtu (9/12/2017). [Jose Rizal]

Warga Powelua Curhat Soal Jalan

Bagikan Tulisan ini :

Donggala, Jurnalsulawesi.com- Masyarakat dusun II, Salu Ngkido, Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala akhirnya menumpahkan uneg-uneg saat Namrud Mado, S.Sos, MSi, salah satu Anggota DPRD Donggala melakukan reses III di desa tersebut.

Seperti diungkapkan salah seorang warga bernama Andi. Menurutnya, ruas jalan Limboro-Powelua hingga saat ini belum diperbaiki.

“Kami tidak perlu apa-apa. Hanya satu permintaan kami tolong ruas jalan Limboro-Powelua diperbaiki. Sudah banyak warga yang sakit akhirnya meninggal di jalan,” kata Andi, Sabtu (9/12/2017).

BACA JUGA: Warga Powelua Ancam Tutup Air Bersih

Andi mempertanyakan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Donggala terkait perbaikan jalan tersbut. Sebab, menurut Andi, janji untuk memperbaiki jalan tersebut sudah lama di dengung-dengungkan oleh pemerintah daerah.

“Janji untuk memperbaiki jalan ini sejak tahun 2015 lalu,” tutur dia.

Menanggapi keluhan itu, Namrud mengatakan akan mempertanyakan kepada bupati Donggala, Kasman Lassa apakah ruas jalan Limboro-Powelua sudah dimasukkan ke APBD 2018 atau belum.

“Saya tidak berani memastikan, tapi aspirasi saudara-saudara akan saya tanyakan ke bupati,” ujarnya.

Namrud menyampaikan bahwa keuangan daerah saat ini memamng belum cukup membiayayi pekerjaan infrastruktur di wilayah kabupaten Donggala.

Apalagi kata dia beberapa Dana Alokasi Umum (DAU) dipangkas oleh pemerintah pusat karena pemerintah daerah dinilai tidak mampu membelanjakan dana tersebut.

“Sekarang kita susah. Ada sekitar Rp35 miliar DAU kita dipangkas. Hal ini tentu berpengaruh terhadap program prioritas salah satunya soal perbaikan jalan poros Limboro-Powelua. Namun saya berharap warga bersabar, semoga 2018 ada jalan keluar bagi permasalahan ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan reses ini, Namrud Mado menampung berbagai usulan dari warga, diantaranya permintaan bibit kopi, bibit pala, alat pemotong rumput, dan alat memasak untuk ibu-ibu di desa Powelua.

Selain itu dia juga menyerahkan sejumlah dana untuk pembangunan musolah di dusun II, Salu Ngkido.

Sekretaris Desa Powelua, Asmin Pini mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurut dia, dengan bantuan itu, Musolah di dusun dua Salu Ngkido bisa digunakan pada bulan Ramadhan 2018. [***]

Rep; Jose Rizal

(Visited 57 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*