[Pegawai Negeri Sipil/Ilustrasi]

Wuuuiiih, Gaji ke-13 PNS Akan Cair Bareng THR

Bagikan Tulisan ini :

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran khusus untuk Tunjangan Hari Raya atau gaji ke-14 bagi Pegawai Negeri Sipil serta gaji ke-13 pada tahun ini.

Anggaran yang disiapkan untuk kedua bonus tersebut, kurang lebih sama dengan anggaran pada tahun lalu. Adapun jadwalnya, untuk THR akan diberikan sebelum lebaran, sementara untuk gaji ke-13 akan diberikan setelah lebaran tahun ini.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani, mengungkapkan alasan anggaran tahun ini hampir sama dengan tahun lalu lantaran tidak ada kenaikan gaji pokok dan tidak ada penambahan pegawai. Angkanya, ungkap Askolani, masing-masing berkisar diantara Rp7 triliun hingga Rp8 triliun.

“Bisa sekitar Rp7-8 triliun, bisa lebih dikit (dari Rp7 triliun),” kata Askolani, Sabtu (13/5/2017).

Askolani mengatakan alasan pemerintah membedakan jadwal pemberian gaji ke-13 dan THR lantaran kebutuhan dan pemanfaatannya.

“Jadi, satu, itu THR namanya, itu sebelum lebaran. Satunya gaji ke-13 untuk membantu anak sekolah, tujuan beda,” kata dia.

Untuk THR, akan diberikan kira-kira pada seminggu sebelum lebaran. Sedangkan gaji ke-13 akan diberikan paling lambat awal Juli mendatang. “Nanti kita lihat di PP (Peraturan Pemerintah)-nya,” katanya.

Dalam waktu dekat, kata dia, Peraturan Pemerintah sebagai payung hukumnya akan keluar.

“Anggaran sih jalan, itu kan sudah kewajiban. Tapi kita kan punya time table, rencana kebutuhan pemanfaatannya tadi, itu yang disiapkan,” katanya.

Pencairan THR
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan juga memastikan, seluruh aparatur negara pada tahun ini akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Saat ini, pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait masih menggodok formulasi pemberian THR.

Tahun lalu, pemerintah memutuskan untuk memberikan THR bagi Pegawai Negeri Sipil sebelum hari raya Lebaran. Lantas, bagaimana dengan tahun ini?

“(Pemberian) THR sebelum Lebaran. Kemungkinan tidak beda jauh dengan tahun lalu. Tapi pastinya menunggu PP (Peraturan Pemerintah) yang dipersiapkan,” kata Askolani melalui pesan singkat yang dilansir VIVA.co.id.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017, pemerintah mengalokasikan belanja pegawai dan belanja barang masing-masing sebesar Rp343,4 triliun dan Rp296,6 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, hampir seperempat kas negara diperuntukkan untuk membayar gaji dan tunjangan PNS.

Untuk itu, bendahara negara bersama Kementerian PAN-RB tengah mencari formula yang pas, agar kebutuhan pegawai negeri sipil yang mencakup gaji, tunjangan, maupun THR bisa sesuai dengan kebutuhan yang memang saat ini diperlukan oleh pemerintah.

Sebagai informasi, pemerintah pada tahun lalu mengalokasikan dana untuk pemberian THR senilai Rp5 triliun. Pemberian THR pada tahun lalu, berdasarkan kalkulasi gaji pokok, ditambah dengan tunjangan keluarga dan tunjangan umum jabatan, tidak termasuk tunjangan kinerja.[***]

Source; Viva.co.id

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*